Top News


DUMAI- Walikota (Wako) Dumai, Paisal SKM, Mars berharap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai dapat pecahkan rekor sebagai penyumbang PAD terbesar di Kota Dumai.

Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri undangan Halal Bi Halal bersama seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja dalam Perjanjian Kontrak (TKPK) yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai, Rabu (11/5/2022) pagi.

"Dan juga karena Dishub merupakan salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar, kami mohon kepada Said dan seluruh jajaran di lingkup Dinas Perhubungan untuk tetap solid dan kompak serta memiliki komitmen bersama, saya yakin dengan begitu Dishub dapat memecah rekor sebagai penyumbang PAD terbesar di Kota Dumai," pungkasnya.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dishub Kota Dumai, Said Efendi, SE dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini selain mempererat silaturahmi antar sesama, juga menambah spirit pelayanan khususnya di internal Dinas Perhubungan Kota Dumai.

"Terima kasih atas kehadiran Bapak Wali Kota Dumai, Sekdako Dumai, para Asisten Sekretariat Daerah Kota Dumai dan tamu undangan sekalian. Semoga ikatan silaturahmi sesama kita semakin terjalin erat dan dapat menambah semangat kita untuk memberikan pelayanan yang optimal untuk masyarakat Kota Dumai," ucapnya.

Acara dilanjutkan dengan tausiyah agama sekaligus do'a yang disampaikan oleh Al Mukarom Al Ustadz Panaekan Hasibuan, Lc.

Turut hadir, Kepala Bidang, Kepala Seksi, Kepala UPT, dan Kasubag di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Dumai.(Diskominfo Dumai/red)




Pemuda Katolik Komcab Dumai Hadiri Rapat Konsolidasi Ormas Se Riau di Pekanbaru

CYBER88|DUMAI  --- Pemuda Katolik Komcab  Dumai hadiri Rapat Konsolidasi Ormas dan Lembaga Katolik Se Riau yang diadakan di Aula Gereja Santa Maria a Fatima Pekanbaru pada Rabu ( 02/02/2022  ) kemaren

Hal tersebut terungkap dari pengakuan 
Ketua Pemuda Katolik Komcab Dumai, Cassarolly Sinaga,SH.,MH di ruang kerjanya, Jalan Jenderal Sudirman Dumai

Adapun para peserta rapat Konsolidasi tersebut menurut Cassarolly Sinaga dihadiri oleh ormas/lembaga p Pemuda Katolik Komda Riau, Komcab Dumai, Komcab Bengkalis, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPD Riau, Vox Point Indonesia DPD Riau, LP3KD Riau dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI) Cabang Pekanbaru.

Kegiatan Rapat Konsolidasi melaksanakan Protokol Kesehatan tersebut menurut Cassarolly Sinaga juga dihadiri Uskup Keuskupan Padang, Mgr. Dr. Vitus Rubianto Solichin, S.X

Dan pada kesempatan itu Mgr Dr Vitus Rubianto Solichin S. X menurut Cassarolly menyempatkan diri untuk memberikan wejangan/  nasehat seperti 

" Karena kalian sendiri adalah gereja itu, maka berkarya dan berkontribusilah," Ujar Cassarolly seakan mengulang perkataan Uskup Vitus pada saat acara Rapat Konsolidasi Ormas Katolik, Rabu ( 02/02/2022  ) kemarin

Penegasan tersebut disampaikan Uskup Vitus menurut sapaan akrap Rolly, agar para kader-kader organisasi ini mampu memberikan warna di tengah masyarakat,sekaligus menjadi garam dan terang dunia. 

"Keberadaan Ormas dan Lembaga Katolik di Riau ini cukup menarik dan dinamis. Saya berharap ke depan, ormas dan lembaga ini mampu mengambil bagian dalam pembangunan bangsa. Sesuai dengan semboyan kita, 100% Katolik, 100% Indonesia," Ujar Cassarolly lagi menirukan perkataan Uskup Vitus

Uskup Vitus kata Rolly juga menyinggung kondisi zaman yang terus berubah dengan tantangan berbeda pula. 

Makanya pertemuan konsolidasi tersebut menurut Uskup Vitus dianggap penting untuk dilaksanakan. 

Bahkan bapak Uskup Vitus Uskup yang sebelumnya merupakan Dosen Kitab Suci di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara,Jakarta itu menurut Cassarolly berharap kader kader Katolik kedepannya mesti ikut terlibat dalam setiap program yang memerlukan pengawasan dan mengutamakan kejujuran

Demikian halnya dengan Pastor Emil Sakoikoi, Pr. Pada kesempatan tersebut menurut Cassarolly juga menyampaikan sepata dua kata kepada kami

"Ormas dan lembaga Katolik di Riau ini dapat dikatakan cukup maju. Serta arah pergerakannya di tengah-tengah masyarakat terbilang bagus," Ujar Cassarolly Sinaga seakan mengulang perkataan Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Padang, Pastor Emil Sakoikoi, Pr. 

Pastor Emil menurut Pengacara muda ini turut mendorong organisasi yang hadir supaya meningkatkan kemampuan para kader sebelum terjun ke tengah-tengah masyarakat. 

"Oleh sebab itu, pertemuan ini merupakan kesempatan baik bagi kita untuk berjumpa langsung dengan Uskup kita. Mendapatkan arahan serta memperkuat spiritualitas kita sebagai orang Katolik," kata Pastor Emil pada kami

Ketua Pemuda Katolik Komda Riau, Lorensius Purba menurut Cassarolly mengapresiasi pertemuan tersebut

Menurut Dia, konsolidasi seperti itu penting dalam agenda mempererat sinergitas antar ormas dan lembaga Katolik. 

"Ini merupakan pertemuan perdana kita sebagai Ormas/lembaga Katolik di Riau bersama Bapa Uskup kita yang baru. Semoga, melalui perjumpaan hari ini, memperkuat arah pergerakan sesuak slogan "Bagi Gereja dan Tanah Air," pungkas Lorens. 

Begitu pula halnya Ketua Pemuda Katolik Komcab Dumai, Cassarolly Sinaga,SH.,MH.Baginya, konsolidasi tersebut katanya menjadi bekal dirinya bersama rekan pengurus lainnya di Dumai. 

"Kami mencatat beberapa point penting yang disampaikan Bapa Uskup. Seperti partisipasi para Kader dalam kontestasi Politik nantinya,distribusi kader di KPU, Banwaslu, di lembaga Yudikatif, Legislatif maupun eksekutif," tutur Dia. 

Untuk menjawab itu, kata Rolly Sinaga melanjutkan, pihaknya akan segera duduk bersama dan berkomunikasi dengan Komda Riau dalam menentukan langkah langkah strategis ke depannya. 

"Semoga segala sesuatu rencana ini bisa kita realisasikan demi Gereja dan Tanah Air dengan tetap mengedepankan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan yang tinggi"  Kata Advokat muda di Kota Dumai itu. ( Naga  ) 


Cassarolly Sinaga SH.MH.: Semoga Saudara Bripka Desberto Simatupang,SH. Berhasil Dalam Mengikuti Seleksi Pelaksanaan Tes SIP 

Lapornews. Com--- Cassarolly Sinaga,SH.,MH.selaku Sekretaris F.SPTI-K.SPSI Kota Dumai menyatakan sangat mendukung dan berdoa agar Bripka Desbertua Simatupang,SH.lulus dan sukses dalam menempuh pendidikan Sekolah Perwira nantinya.

"Saya sudah sejak lama mengenal saudara Bripka Desbertua Simatupang itu.Dan sebagai seorang anggota Intel di Polres Dumai yg merupakan putra dumai asli,beliau bisa masuk pada semua kalangan.Itu semua dikarenakan jiwa persahabatannya yang cukup tinggi.Bahkan dia tidak pernah menolak orang yang memang membutuhkan bantuannya. Sekali lagi saya  berdoa untuk beliau agar bisa lulus dan sukses menjadi perwira polisi yang andal dan bersahabat pada semua lapisan masyarakat,khususnya masyarakat Kota Dumai."Ujar advokat muda kelahiran Kota Dumai itu diruang kantornya, Jalan Jenderal Sudirman Kota Dumai, Kamis ( 27/01/2022  )

Bahkan lebih lanjut Sekretaris F.SPTI-K.SPSI Kota Dumai ini bercerita tentang kinerja dan keseharian Bripka Desberto Simatupang. Dan sebagai seorang personil Polisi yang bertugas sebagai Ps. Kaur Yanmin Sat Intelkam Polres Dumai. 

Bripka Desberto Simatupang menurut Cassarolly Sinaga selalu dapat menciptakan kesejukan dan mencari solusi yang tepat dilapangan bila ada perselisihan perburuhan di Kota Dumai. Karnanya menurut Cassarolly Sinaga layak di doakan untuk berhasil lolos dalam Tes Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tersebut. 

" Saudara Bripka Desberto Simatupang merupakan aset Kota Dumai. Karena dia selalu bisa menciptakan situasi kondusif pada saat suasana tegang/ memanas. Makanya kita harus mendoakannya untuk bisa berhasil meraih apa yang diperjuangkanya." Ujar Cassarolly Sinaga SH MH mengakhiri perbincangannya dengan CYBER88.

Apa yang disampaikan Cassarolly juga dibenarkan oleh Roni Sitompul selaku salah seorang Ketua buruh/pekerja di Kota Dumai. Roni Sitompul juga mengakui kinerja Bripka Desberto Simatupang.

" Saya perhatikan beliau selalu memberikan respon cepat didalam memberikan pendekatan secara persuasif. Sesuai dengan etika dan kebudayaan masyarakat dumai. "Ujar Roni Sitompul mengakhiri perbincangannya dengan CYBER88 Kamis ( 27/01/2022  ). *** Naga  ***

 


DUMAI- Apical Group Kolaborasi dengan Kementerian Koordinator Perekonomian (KKP) dan GIMNI gelar operasi pasar minyak goreng, hal tersebut dilakukan dalam rangka meringankan beban masyarakat akan melonjaknya harga kebutuhan pokok, termasuk di antaranya minyak goreng, Kamis (23/12/21).

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari operasi pasar minyak goreng sudah dilaksanakan pada tanggal 9 dan 17 Desember 2021.

Kegiatan operasi pasar minyak goreng ini disaksikan langsung oleh camat Sungai Sembilan yang baru dilantik walikota Dumai Hergustiman S.Sos,M.Si, Kapolsek Sungai Sembilan AKP Rinaldi Parlindungan Situmeang SH, Babinsa Pelda Tovani,tim Covid 19 dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Sungai Sembilan serta tim humas Apical Dumai.

Dalam pelaksanaan operasi pasar minyak goreng ini setiap warga yang mau memberli minyak wajib membawa kartu vaksin dan bagi warga yang belum vaksin tetap diijinkan membeli minyak goreng tapi diwajibkan vaksin langsung di kantor camat.

“Naiknya harga bahan baku crude palm oil (CPO) secara internasional menyebabkan harga minyak goreng juga ikut naik. Terkait kondisi ini, tentu Pemerintah khususnya Dinas Perdagangan Kota Dumai tidak tinggal diam. Dengan menggandeng Apical dan GIMNI, kami berharap dapat menyediakan minyak goreng dengan harga terjangkau melalui kegiatan pasar minyak goreng agar tidak terlalu memberatkan masyarakat", ujar Agung Winoto.

Dalam menyelenggarakan Operasi Pasar Minyak Goreng khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2022 adapun kegiatan operasi minyak goreng ini dimulai dari pukul 10.00 wib sampai dengan 17.00 wib ini mendapatkan sambutan antusiasme dari masyarakat terhadap operasi pasar minyak goreng ini.

Pada kegiatan ini, Apical menyalurkan minyak goreng berlabel Camar dan Harumas dengan kemasan 2 liter disalurkan dengan harga Rp 28.000 per 2 liter selama operasi pasar minyak goreng yang rencananya akan berlangsung hingga 24 Desember 2021. Kegiatan ini merupakan bagian dari program #ApicalPeduli.

“Kegiatan ini sengaja kami pusatkan di lingkungan kecamatan Dumai Barat sampai kecamatan Sungai Sembilan sehingga diharapkan, kebutuhan minyak goreng dengan harga terjangkau ini dapat lebih tepat sasaran. Semoga dengan adanya kegiatan ini kami dapat meringankan beban mereka,” tambah Agung Winoto.

Kegiatan operasi pasar minyak goreng ini dilaksanakan dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan staf Apical yang bertugas secara aktif selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu menjaga kebersihan tangan agar terhindari dari virus Covid-19.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan upaya Kementerian Koordinator Perekonomian bersama dengan pihak asosiasi GIMNI, serta Apical Group yang telah bersinergi dengan baik dengan kami dan menyediakan 20,000 liter minyak goreng untuk di perdagangkan di daerah Dumai Barat hingga Sungai Sembilan ini. Semoga bantuan ini akan terus diupayakan sampai harga minyak stabil kembali”.

Tentang Apical

Apical Group adalah pengolah minyak sawit global terkemuka. Memiliki spektrum yang luas dari rantai nilai bisnis minyak sawit termasuk pengolahan hilir menjadi oleokimia, lemak fungsional, dan biodiesel antara lain untuk penggunaan domestik dan ekspor internasional.

Operasinya berlokasi di Indonesia, Cina dan Spanyol, dan mencakup enam kilang, empat pabrik biodiesel, dua pabrik oleokimia dan dua pabrik penghancur kernel. Melalui usaha patungannya, Apical juga memiliki operasi pemrosesan dan distribusi di India, Pakistan, Filipina, Vietnam, Myanmar, dan Brasil.

Bisnis Apical dibangun di atas jaringan sumber yang luas di Indonesia dengan aset kilang terintegrasi di lokasi strategis.

Hal ini diperkuat oleh saluran logistik yang efisien yang didukung oleh infrastruktur Apical sendiri untuk dikirim ke berbagai klien industri lokal dan internasional yang terdiri dari merek makanan, pakan, dan bahan bakar.

Dengan model bisnisnya yang unik, Apical telah mampu mengendalikan kualitas produk dan mengatasi masalah keberlanjutan dan keamanan pangan, sambil menjalankan operasi yang sangat efisien di kilang dan proses hilir terintegrasi kelas dunia. *




Bocah Kembar Umur 7 Tahun Asal Dumai Berhasil Tahlukkan Gunung Talang Berketinggian 2,597 Meter

Lapor News / Dumai   ---     Bocah kembar bernama Kenzo Gauqi Alvaro dan Kenzie Gauqi Nakhla asal kelahiran Kota Dumai dikabarkan berhasil menaklukkan Gunung Talang yang terletak di Sumatera Barat 

" Mereka  berdua waktu itu masih berumur 7 tahun. Tapi mereka ( kedua anak kembar  ) tersebut telah  berhasil menaklukkan Gunung Talang dengan ketinggian 2,597 meter di Kabupaten Solok (Sumbar)  pada hari Sabtu ( Ahad  ) tanggal 19/1/2021 silam. " Ujar Iwan Iswandi ( orangtua kedua anak kembar pendaki Gunung Talang  ), Rabu ( 22/12/2021  ) 


Hebatnya, si kembar yang duduk di bangku kelas II Sekolah Dasar Negeri 004 Teluk Binjai Kota Dumai, Provinsi Riau tersebut menurut Iwan, naik dan turun gunung hanya dalam waktu sehari tanpa menginap atau membuat kemah di atas gunung-.


Tak hanya itu, pendakian yang dilakukan kembar bersaudara tersebut disaat musim ekstrem. Dimana hujan dan badai selalu melanda pegunungan ini, hingga membuat para pendaki harus was-was ketika melakukan pendakian.

Kenzo dan Kenzie tak sendirian mendaki gunung yang terletak di Kabutaten Solok, Sumbar itu. Ia pergi bersama kakak perempuannya, Keyshia Maheswari Anjani berusia 14 tahun, abangnya Keanu Awari Cuervo berusia 10 tahun, kedua orang tuanya Iwan Iswandi dan Ririn Herli Mariza. 

Karena pemula, keluarga Kenzo dan Kenzie mengajak pamannya Amfreizer dan kakak sepupunya Lutfi (Anak Amfreizer, 13) -sejak umur 5 tahun sudah menaklukan Gunung Marapi Padang Panjang, Sumbar bersama adiknya Jafra (4)- untuk ikut trekking bersama.

Keluarga Iwan Iswandi tersebut melakukan pendakian Gunung Talang pada Ahad (19/12/2021) via Bukik Bulek, Kampung Batu, Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Mereka berangkat ke atas dari Posko I mulai pukul 07.30 WIB dan sampai ke bawah lagi pada jam 14.45 WIB.

Dengan Leader Amfreizer (Paman Kenzo dan Kenzie -abang kandung Iwan Iswandi-), Kenzo dan Kenzie melakukan pendakian dengan selamat dan lancar sampai ke Posko Pendakian I.

Saat ditemui media atas kepulangannya dari pendakian Gunung Talang tanpa alat bantuan tersebut, Kenzo dan Kenzie bersaudara mengungkapkan rasa bahagia dan senangnya bisa menikmati keindahan dari atas Gunung Talang.

"Alhamdulillah, senang kali bisa sampai di atas gunung. Bisa melihat langsung bunga edelweis dari dekat dan kawah yang berasap. Sayangnya waktu kita di atas cuman sebentar sekitar 30 menit, karena cuaca tidak bagus ," kata Kenzo dengan sisa semangat yang ada kepada media ini.

Sedangkan Keanu mengaku tak menyangka dirinya bisa melewati beberapa rintangan untuk sampai ke atas gunung, pasalnya jalur yang becek plus hujan dan badai tentu  membutuhkan kesiapan dan energi ekstra. Banyak pendaki yang mengurungkan niatnya untuk naik ke atas langsung karena kondisi cuaca tak memungkinkan. Namun Kenzie bersaudara berhasil menaklukkan gunung tersebut, tanpa persiapan matang.

"Pas sampai di R13 (Rambu 13) aku sempat nangis dan minta turun sama Papa. Karena tak kuat lagi untuk melanjutkan perjalanan. Apalagi medannya berat dan becek serta jalannya mendaki terus," ungkap Keanu.

Karena, lanjut Keanu lagi, melihat adik kembarnya Kenzo dan Kenzie semangat sekali untuk melanjutkan perjalanan, niat untuk mundur diurungkannya, agar sang adik tidak kecewa. 

"Dengan sisa tenaga yang ada kami tetap melanjutkan perjuangan ke atas. Lagian tak enak juga melihat kedua adik saya begitu semangat untuk menuntaskan misi kami yang datang jauh-jauh dari Dumai (Riau). Dengan perlahan-lahan akhirnya sampai juga di atas. Rasanya bahagia sekali dan seketika penat yang saya rasakan hilang semua. Tapi sayang kami tidak bisa lama menikmati keindahan alam dari atas karena hujan dan angin mulai kencang," kenang Keanu, siswa kelas IV SD ini.

Sementara itu, Kenzie mengakui, tidak melakukan persiapan apa pun untuk trekking ke Gunung Talang ini bersama keluarganya.

"Tak ada persiapan sedikit pun. Siap ujian di sekolah, Mama ngajak ke Sumbar untuk mendaki dan kami senang. Karena perdana dan untuk tahap awalnya mendaki Gunung Talang ini. Berikutnya petualangan ke Gunung Marapi dan gunung yang lainnya. Mohon doanya, agar rencananya bisa terwujud," ucap pemain yunior Persatuan Sepakbola Terikat (Persekat) Kota Dumai ini berharap. 

Menurut Kenzo dan Kenzie, keinginan keras mereka untuk mendaki gunung setelah melihat album fhoto sang mama dan papa, saat masih kuliah di Padang. Dimana dalam album fhoto tersebut, mamanya Ririn bersama teman-teman kebanyakan berpose di atas gunung. Diantaranya Gunung Marapi di Padang Panjang, Gunung Singgalang di Padang Panjang, Gunung Talang di Kabupaten Solok dan Gunung Kerinci di Jambi.

"Karena penasaran akan cerita Mama saat berada di atas gunung. Waktu diajak trekking di Sumbar, langsung kami iya kan. Kemudian memesan pakaian mendaki melalui toko online, seminggu yang lalu. Rupanya setelah berada di atas gunung, barulah kami merasakan kepuasan sendiri. Petualangan ini sangat menyenangkan dan sangat menakutkan. Kami sangat bangga," ucap Kenzie.

Rupanya hobi mereka ini turun dari hobi sang mama, Ririn Herli Mariza dan sang ayah Iwan Iswandi, yang saat kuliah setiap dua minggu sekali selalu naik gunung. Menurut, pengakuan Iwan, karena mendaki gunung dia berjodoh dengan isterinya Ririn. Saat itu mereka sama-sama perdana mendaki gunung dalam satu rombongan.

Mereka menginap semalam di Posko Pendakian I Gunung Talang, Kampung Batu via Bukik Bulek, pada Sabtu (18/12/2021), karena cuaca hujan deras dan angin badai.

"Kami sampai di posko Sabtu sekitar jam 10.00 WIB, rencananya siap makan siang jam 13.00 WIB langsung naik ke atas dan menginap semalam di cadas. Namun karena hujan dan badai tak berhenti hingga keesokan hari, niat untuk lanjut naik kami tunda dan kami harus menginap di posko sebelum melakukan pendakian," ucap Iwan.

Keesokan harinya, lanjut pria yang akrab disapa One's Kincai ini, walau cuaca sedikit kurang bersahabat, rencana naik gunung tetap dilakukan. Hanya saja niat untuk mendirikan tenda di atas dan menginap satu malam harus ditunda.



Pada Ahad pagi sekitar jam 07.30 WIB,  niat untuk mengenalkan alam bebas ke anak-anaknya tetap dilaksanakan. Walaupun cuaca saat itu intensitas hujan ringan.



"Karena masih hujan ringan, kami menggunakan mantel hujan dari plastik agar tidak kedinginan saat dalam perjalanan. Selama perjalanan ke atas, anak-anak melakukan penanjakan sendiri, termasuk mendaki dan melintasi jembatan kayu, itu sangat mengesankan," ujar One's Kincai.



"Kenzo dan Kenzie berusia tujuh tahun dan abangnya Keanu baru berusia 10 tahun pada tanggal 30 Desember ini. Beberapa hari lagi dia akan berulang tahun dan ini adalah kado terindahnya," tambah Iwan.



"Pendakian kali ini memang luar biasa, anak-anak dan saya adalah pemula di Gunung Talang. Tapi kami berhasil melakukannya," terang Iwan.



"Walaupun ini perdana, anak-anak sanggup melakukan pendakian dengan tektok. Padahal cuaca tidak bagus. Saya sangat bangga kepada mereka," kenang Iwan.


Ditambahkan Iwan, saat berada di atas, mereka akan menunaikan sholat Dzuhur di Mushala. Namun karena mushala ada pendaki yang mendirikan tenda, niat tersebut tak ditunaikan. 

"Anak-anak sedikit kecewa, melihat ada tenda dalam mushala, karena mereka tidak bisa melaksanakan sholat Dzuhur di atas gunung. Akhirnya sekitar pukul 11.40 WIB kami turun ke bawah, agar bisa melaksanakan sholat Dzuhur. Jam 14.45 WIB kami sampai di bawah, setelah membersihkan badan, langsung menunaikan sholat Dzuhur. Mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi pendaki yang mendirikan tenda dalam mushala. Apa pun alasannya, jelas ini perbuatan tidak terpuji," harapnya.





Masih kata Iwan, mereka telah melakukan banyak hal setiap liburan sekolah semester pada Desember dengan melakukan perjalan ke tempat-tempat wisata di dalam negeri hingga ke luar negeri. Namun tahun ini, dilakukan dengan terobosan baru, yakni mendaki gunung.



Perjalanan keluarga itu tak berhenti di sini saja. Mereka berencana akan melanjutkan petualangan di Lembah Harau, Payakumbuh pada Sabtu (25/12/2021) mendatang. 



Sementara, Ririn menambahkan mendaki gunung merupakan suatu aktivitas menyenangkan baginya. Tak hanya menantang tapi memberi makna tersendiri bagi kehidupan disamping bersyukur atas nikmat Allah.



"Banyak pelajaran kehidupan yang bisa didapat dari mendaki gunung ini, bukan sebatas berpetualang ke alam bebas dan menambah wawasan kita. Mendaki gunung ini untuk mengajarkan kepada anak-anak, agar mereka bisa melihat dunia terbentang luas. Bukan sebaliknya, agar dunia melihat mereka," ucap Ririn.



Masih kata Ririn, pelajaran lain yang bisa mereka ambil dari petualangan mendaki gunung diantaranya proses itu tidak ada yang enak.  



"Kita lelah saat mendaki, tapi ketika di puncak, lelahnya terbayar semua. Mendaki gunung mengajarkan mereka (anak-anak, red) untuk memahami dan belajar merendahkan angkuh. Ada Kalanya naik ke atas dan melihat ke bawah untuk menyadari betapa kecilnya kita di hadapan alam semesta. Anak-anak bisa belajar tentang alam, mencintai alam dan tetap dekat dengan alam," pungkasnya.




Paisal Akui Marak Aktivitas Penampungan BBM Dan CPO di Kota Dumai

Lapornews. Com,  DUMAI  ---- " Seperti kita ketahui bersama, bahwa kondisi geografis Kota Dumai menjadikan posisi Dumai sangat strategis dan berada pada jalur lintas perdagangan dunia, sehingga membuat peluang terhadap aktivitas pelanggaran hukum. Salah satunya pencurian minyak BBM dan CPO di daratan maupun ditengah laut." Ujar Paisal beberapa waktu lalu menjawab Wartawan

Dan untuk menuntaskan kasus kencing BBM di tepi jalan dan penampungan CPO ilegal tersebut menurut Paisal merupakan tugas  bersama.

" Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak Polres Dumai, Dandim, Danlanal, dan pihak berkompeten lainnya.Dan kasus ini tidak akan dibiarkan lagi, karena selain sudah cukup lama terjadi, juga bisa menimbulkan citra buruk," Ujar Paisal mengakhiri

Aneh nya lagi, meski kegiatan penampungan minyak CPO dan BBM ilegal tersebut sempat dikabarkan tutup alias tidak beraktivitas

Namun dampak penangkapanl tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau  bulan Oktober 2021 lalu hanya bertahan sekitar dua mingguan

" Menurut informasi mobil di sergap pihak tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau, saat melakukan pengisian BBM kembali ke pool dan transportir minyak BBM ke mobil tangki CPO yang diduga sengaja dijadikan sebagai tempat penimbunan," Ujar seorang sumber yang mengaku mengetahui kejadian setelah membaca media online detik.com

Dan dalam kejadian tersebut menurut sumber, tiga pelaku, seperti JN (52), sopir yang melansir BBM dari SPBU, KS (26) dan AFJ (22), petugas SPBU turut ditangkap dan dibawa ke Mapolda Riau

Anehnya selang dua minggu setelah kejadian penangkapan para oknum pengusaha nakal tersebut, sejumlah oknum pengusaha berlomba berinvestasi / berbisnis BBM bersubsidi jenis premium,solar dan CPO ( Crude Palm Oil  ) ilegal di sepanjang jalan Sukarno Hatta Dumai

Berlomba nya para oknum pengusaha nakal untuk berinvestasi di sepanjang jalan raya Sukarno Hatta menurut salah seorang sopir transportasi sebuah perusahaan di Kota Dumai, JLN ( 38  )

Dikarenakan adanya jatah " Ruang kosong " Antisipasi penguapan sebesar 30 liter dalam setiap truk tenggki pengangkut BBM

"Jatah BBM sebesar 30 liter itu atau setara dengan Rp150 ribu itu adalah hak sopir dan boleh tidak dikembalikan. Jatah ruang kosong tangki truk sebesar 30 liter itu adalah bagian dari tambahan uang jalan sopir kami para supir. " katanya.

Bahkan akibat tergiur uang dari lokasi penampungan ilegal itu. jLN mengaku pernah nekad menurunkan hingga 50 liter minayak  BBM

Sementara untuk menutupi kejahatan menurut JLN, mereka (  dirinya dan teman-teman  ) seprofesi terpaksa berpandai-pandai dengan petugas di tempat pembongkaran BBM (SPBU, Red), seperti memberi uang rokok agar mereka "tutup mulut".

Dan minyak BBM yang diturunkan dan dibeli oleh penadah tersebut menurut sumber, lebih murah dari harga jual di SPBU

Dan dari hasil investigas beberapa awak media pada Rabu (3/11/2021) lalu di sepanjang jalan Soekarno-Hatta membuktikan, bahwa mulai dari Terminal Barang Bukit Jin, Bagan Besar hingga simapang Bukit Kerikil Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai

Dari informasi yang dirangkum dilapangan menyebut sedikitnya puluhan orang pengusaha di Kota Dumai yang berinvestasi dalam bisnis penampungan BBM dan CPO di sepanjang jalan lintas Dumai - Bukit Kapur. ( kru  ) 


Artikel

Organisasi Pers Riau Gelar Deklarasi Bersama Antisipasi Berita Hoaks Jelang Tahapan Pemilu 2024

Lapor news, Dumai   ---- Polda Riau bersama Komisi Pemilihan Umum Riau menggelar Deklarasi Bersama Organisasi Pers dengan mengusung tema Mengantisipasi berita hoaks menjelang pelaksanaan tahapan Pemilu 2024, Selasa, (09/11/2021) di kota Dumai.
 
Deklarasi Bersama anti berita hoaks ini,  diikuti sejumlah perwakilan dari Organisasi Jurnalistik Wartawan dan Organisasi Perusahaan Pers yang ada di Riau.
 
Mereka yang mendeklarasikan diri dari organisasi media adalah Ahmad S. Udi selaku Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Riau, Novizron Burman selaku Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau, khairul Amri, Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau. Sementara dari organisasi jurnalistik adalah Bambang Hendri Yanto selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Dumai, Dedi Eka Putra dari Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Riau, Pewarta Foto Indonesia Riau Aswadi Hamid. Juga ada perwakikan Teratak Literasi dan Relawan TIK Riau.
 
Dalam acara tersebut, juga dilakukan pembacaan teks Deklarasi secara bersama serta penanda tanganan deklarasi. Terdapat lima butir deklarasi yang intinya secara bersama akan bersinergi mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian dan politisasi SARA. Turut ikut menanda-tangani perwakilan Polda Riau, KPU Riau dan Bawaslu Riau.
 
Dalam sambutan tertulisnya Direktur Intelkam Polda Riau Kombes Pol Aris Prasetya Indaryanto yang dibacakan oleh Kasubdit Direktorat Intelkam Polda Riau AKBP Bainar, mengingatkan ancaman peningkatan hoaks, ujaran kebencian dan politisasi SARA jelang tahapan Pemilu 2024. Karena itu, pentingnya sinergi bersama untuk mencegah pemberitaan  yang tidak akurat.
 
Senada dengan itu, Pelaksana Harian atau Plh Ketua KPU Riau Nugroho Noto Susanto, selaku intitusi penyelenggara Pemilu, sangat berharap dukungan semua pihak untuk bersama mencegah dan memerangi hoaks. "Kalau hoaks tidak dicegah akan menjadi ancaman bagi suksesnya tahapan dan penyelenggaraan Pemilu 2024," tegasnya. ( Naga  ) 






Terdakwa Pembakar Istri Dikenakan Tuntutan 20 Tahun

Lapor News, DUMAI  ---- Terdakwa pembunuh istri nya, Reswanto di tuntut oleh JPU ( Jaksa Penuntut Umum  ) Kejaksaan Negeri Dumai selama 20 tahun

Dalam tuntutannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) bernama Priandi Firdaus SH mengatakan menyakini terdakwa dengan sengaja membunuh istrinya dengan cara membakar hidup hidup

Tuntutan itu disampaikan JPU Kejari Dumai Priandi Firdaus SH, dalam sidang agenda tuntutan terhadap terdakwa Reswanto alias Nanang dengan Ketua Majelis Hakim Abdul Wahab SH MH, Hakim Anggota Taufik SH MH dan Relson Muliadi SH MH, Pengadilan Negeri Klas 1A Dumai, pada Rabu (03/11/2021) sore.

Dalam tuntutannya Priandi menegaskan bahwa berdasarkan saksi dan bukti serta fakta persidangan, terbukti dakwaan kesatu pasal 340 Kuhpidana.

"Menuntut terdakwa bersalah atas pembunuhan berencana terhadap korban Rahmi dan menuntut terdakwa selama 20 tahun penjara," ujar Priandi.

Atas tuntutan tersebut Majelis Hakim Pengadilan Negeri Dumai menunda persidangan, guna memberi kesempatan terdakwa mengajukan pembelaan.
Sidang pembelaan (Pledoi) akan digelar pada Rabu pekan depan.

Reswanto melakukan pembunuhan terhadap Rahmi yang merupakan isteri terdakwa dengan cara menyiramkan bensin kebadan korban, saat sidang tidur. Usai menyiram dengan bensin lalu membakar korban dengan obor api yang terbuat dari botol M150. (  Naga  ) 
Lapor news, DUMAI  ----  Tiang atau sarana tempat penggantungan kabel listrik ke rumah rumah penduduk di daerah Bunga Tanjung Kecamatan Dumai Barat terlihat sangat memperihatinkan

Sebab selain tergolong rendah ke permukaan tanah, tiang penyangga kabel listrik penerangan ke rumah rumah penduduk tersebut juga terbuat dari kayu dan bambu

Sementara Manager Rayon Dumai, Jannatul Firdaus saat dikonfirmasi terkait keberadaan tiang listrik tersebut lewat WhatsApp nya. Jannatul justru menyarankan wartawan untuk konfirmasi ke Humas Perusahaan Linstrik Negara ( PLN  ) Dumai bernama Ivan

Dan Ivan sendiri saat dikonfirmasi lewat nomor WhatsApp nya  0852 6552 xxxx. Ivan tidak menjawab. Dengan demikian timbul dugaan kalau pihak PLN Dumai tidak mau tau dengan kondisi tiang kabel di daerah Bunga Tanjung Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai ( Mlks  ) 


DUMAI  -- Sampai hari ini, Selasa ( 02/10/2021 ) Pemerintah Kota Dumai diduga belum mampu atasi masalah banjir di sejumlah pemukiman penduduk. 

Adapun daerah pemukiman penduduk yang sering dilanda banjir akibat curah hujan dan pasang keling adalah daerah Jekolin ( Bumi Ayu  ) Kelurahan Dumai Selatan, Jalan Tangkas atau Mata Air Kecamatan Dumai Kota, daeah Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota dan Laborosing Kecamatan Dumai Timur